7 Destinasi Wisata Cantik di Natuna, Kawasan yang Diklaim Sepihak Oleh China.

0 Comments


China mengklaim kawasan perairan Pulau Natuna di Kepulauan Riau selaku miliknya. Klaim sepihak ini lekas dilawan balik oleh pemerintah RI dengan menegaskan jika batas- batas perairan di Zona Ekonomi Eksklusif tersebut sangat jelas kepunyaan Indonesia sesuai UNCLOS. Bagaikan negara yang juga terletak di UNCLOS, China wajib mengikuti konvensi tersebut.

Walaupun begitu, China tetep ngotot mengklaim perairan Natuna dengan mengirimkan kapal coast guard di sana. Mereka beralasan kalau laut China Selatan di Natuna ialah nine dash yang secara historis ialah batasan negara mereka. Klaim sepihak ini pasti menimbulkan ketegangan antara kedua negara.

Berikut daftar keindahan pulau Natuna

•Masjid Raya Natuna berdiri megah dengan arsitektur yang mirip Taj Mahal serta terdapat danau di depannya.

Natuna memiliki masjid yang besar serta megah yang bernama Masjid Raya Natuna. Masjid ini memiliki latar balik panorama alam yang indah serta pula sekilas mirip Taj Mahal di India. Masjid ini makin menawan dengan terdapatnya danau yang terletak di depannya. Ornamen pintu Masjid Raya Natuna termotivasi dari Alquran sedangkan kubah masjid yang mempunyai ketinggian 17 m ini melambangkan jumlah rakaat salat dalam satu hari.

•Alif Stone Park, salah satu surga tersembunyi di Pulau Natuna. Keindahannya setara dengan tepi laut Tanjung Besar di Belitung

Alif Stone Park merupakan halaman berbatu yang terletak di tepi tepi laut Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Batu- batuan besar nampak tersusun indah di tepi tepi laut. Posisi objek wisata Alif Stone Park ini tidak jauh dari ibukota Ranai Pulau Bunguran Kabupaten Natuna. Buat menggapai ke tempat ini kalian dapat memakai kendaraan roda 2 serta 4 dengan jarak tempuh dekat 10 hingga 15 menit, pula gampang dicapai oleh segala perlengkapan transportasi sebab infrastruktur jalannya lumayan ada.

•Air terjun Gunung Ranai jadi wisata yang menyajikan panorama alam natural di Natuna.

Jika ke Natuna jangan kurang ingat mampir ke air terjun Gunung Ranai. Air terjun Gunung Ranai mempunyai ketinggian dekat 20 m. Debit air yang tidak sangat deras membuat batu- batu alam di belakangnya nampak berkilauan ditimpa cahaya matahari. Di dasar air terjun tersebut terdapat pasir putih yang teksturnya sangat mirip dengan pasir yang terletak di sejauh garis tepi laut Pulau Natuna.

•Pantai Sisi Serasan menyajikan tepi laut pasir putih yang menawan. Tepi laut terindah di Natuna nih

Pantai Sisi merupakan salah satunya tepi laut di Kepulauan Riau yang sukses menyandang status bagaikan tepi laut natural terbaik di dunia tipe majalah Islands tahun 2006. Tepi laut ini terletak di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna serta memiliki panorama alam yang memanglah sangat menawan. Garis pantainya panjang, membentang luas dengan butiran pasir halus serta putih sehingga terasa lembut di kaki.

•Senubing atau disebut Batu Sindu ialah wisata bukit yang menawarkan panorama alam luar biasa di Natuna

Letak bukit ini terletak di kawasan Kecamatan Bunguran Timur, berjarak cuma 3 km dari Kota Ranai. Sangat gampang buat dicapai oleh turis. Penduduk setempat menamai posisi tersebut dengan istilah Batu Sindu. Tetapi banyak pula yang menyebutnya dengan Bukit Senubing. Tidak terdapat yang salah sih.

•Pantai Batu Kasah, tepi laut indah dengan pasir putih yang bakalan buat betah

Posisi Pantai Batu Kasah terdapat di Desa Cemaga Tengah serta masih bagian dari Kecamatan Bungutan Selatan. Tepi laut ini populer dengan pemandangannya yang indah serta ombak yang luar biasa. Berjarak total 55 kilometer dari kota Ranai, kalian butuh waktu 1, 5 jam buat hingga ke situ.

•Jelita Sejuba Resort ialah wisata baru yang jadi posisi syuting film Jelita Sejuba

Sail to Natuna 2019 sukses menyedot atensi banyak turis sehingga banyak yang liburan ke Natuna. Kalian dapat melihat Jelita Sejuba Resort. Tempat wisata baru ini sangat menyita atensi. Destinasi keren ini ialah salah satu posisi syuting film‘ Jelita Sejuba’ pada tahun 2018 kemudian. Termotivasi dari film tersebut, hingga disulaplah tempat ini oleh pemiliknya jadi tempat wisata.

Tags: ,