3 Rekomendasi Tempat Wisata Paling Hits Kota Makassar

0 Comments


1. Pantai Losari

Mampir ke pantai yang berada di Jalan Penghibur ini sudah menjadi kegiatan wajib bagi setiap pengunjung yang datang ke Makassar. Tempat wisata andalan ini memiliki keunikan tersendiri. Pantai pada umumnya dikenal dengan pasirnya, Pantai Losari ini uniknya tidak memiliki pasir.

Jika kamu datang, Kamu akan menemui beton di tepiannya. Tidak memiliki pasir bukan berarti pantai ini tak layak dikunjungi, ada banyak hal lain yang menarik dari tempat wisata ini. Di pantai ini, Anda bisa melakukan banyak hal yang menyenangkan seperti memancing, bersepeda air atau banana boat, berlayar dengan perahu dan masih banyak lagi.

Tersedia berbagai sajian kuliner khas Makassar yang bisa Anda nikmati di sini, mulai dari pisang epe, coto, sop konro sampai dengan es pallu butung. Tempat wisata di Makassar ini selalu ramai dikunjungi setiap hari terutama saat akhir pekan. Pada pagi hari, banyak yang menjadikannya sebagai lintasan jogging, sedangkan pada sore hari, banyak yang menunggu momen matahari terbenam untuk berfoto sambil berwisata kuliner di sini.

2. Benteng Rotterdam

Benteng Rotterdam atau yang sering disebut Fort Rotterdam ini berada tidak jauh dari kawasan Pantai Losari. Benteng ini adalah salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Gowa-Tallo yang dibangun pada tahun 1545 oleh raja ke-9. Pada mulanya benteng ini dibangun dengan menggunakan campuran dari tanah liat dan putih telur, sampai kemudian bangunan disempurnakan oleh raja ke-14.

Jika dilihat dari atas, bentuk benteng ini berbentuk seperti seekor penyu yang sedang merangkak ke arah laut. Penyu dipilih karena hewan ini dapat hidup di air dan di darat, hal ini sebanding dengan Keajaan Gowa-Tallo yang berjaya di lautan maupun daratan.

Nama pertama dari benteng ini yaitu ‘Benteng Ujungpandang’ sampai pada saat benteng ini jatuh ke tangan Belanda dan berganti nama menjadi Fort Rotterdam. Nama ini menjadi populer sampai sekarang. Pada msa Belanda, benteng ini digunakan sebagai tempat untuk penyimpanan rempah-rempah hasil rampasan dari Indonesia bagian timur.

Di dalam kompleks benteng, terdapat 13 bangunan dan lima buah menara dengan sebuah menara di pintu masuk, sedangkan empat buah menara lainnya ada di setiap sudut kawasan benteng. Terdapat juga sebuah museum yang disebut Museum La Galigo yang berisi koleksi benda-benda sisa kebesaran kerajaan dahulu. Selain itu, ada sebuah ruangan yang diyakini sebagai tempat pengasingan Pangeran Diponegoro.

3. Taman Nasional Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung ini berlokasi di Kabupaten Maros atau sekitar 45 km dari pusat kota Makassar. Taman Nasional ini luasnya mencapai 43.750 hektar dengan wilayahnya yang melingkupi bukit kapur, air terjun dan goa.

Taman nasional ini pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani dari Inggris, bernama Alfred Russel Wallace. Saat itu, Wallace menyebut tempat ini sebagai kerajaan kupu-kupu karena disini terdapat sekitar 250 jenis kupu-kupu. Kupu-kupu memang dijadikan ikon bagi tempat wisata disini. Dari gerbang masuk Taman Nasional Bantimurung, terdapat sebuah patung kupu-kupu raksasa yang siap menyambut pengunjung yang datang.

Di sini, Anda bisa melihat berbagai jenis kupu-kupu mulai dari yang masih berupa ulat, kepompong sampai berubah menjadi kupu-kupu yang cantik. Ada juga koleksi kupu-kupu yang telah diawetkan. Hal seru lain yang bisa kamu lakukan adalah bermain flying fox, berenang di kolam yang telah disediakan, bermain di bawah air terjun atau menjelajahi goa yang ada di kawasan ini.

Tags: ,